Cara Mudah Mendaftar BPJS Online

BPJS online

Sebagai warga negara Indonesia tentu mengenal BPJS kesehatan, karena semua warga negara mempunyai kewajiban untuk mengurusnya, sesuai dengan undang – undang semisal tidak ikut akan mempunyai implikasi meskipun saat ini belum diperjelas sangsinya

Cara paling mudah untuk mendaftar BPJS online wajib untuk dipahami. Pendaftaran online di situs BPJS merupakan cara yang paling mudah dan cepat namun ada beberapa ketentuan yang harus dipahami pada saat melakukan pendaftaran BPJS online yakni pendaftar tidak perlu datang ke kantor karena cukup bisa dilakukan pengisian folmulir di situs BPJS online , adapun beberapa ketentuan yang harus dipahami saat melakukan pendaftaran online yakni :

Dokumen wajib dipersiapkan

Berikut ini adalah dokumen yang wajib anda persiapkan :

1. Data KTP yang didalamnya terdapat NIK dan juga Kartu Keluarga
2. Bagi warga negara asing KITAP/ KITAS atau paspor
3. Menetukan FKTP atau bisa disebut juga dengan Faskes I yang nantinya akan dipilih mengingat sangat krasual dimana proses jaminan BPJS kesehatan harus dimulai dari sini. Sebaiknya lakukan riset sebelum anda memilihnya. Karena jika sudah dipilih anda baru bisa menganti setelah 3 bulan.
4. Membuat rekening untuk menerima pembayaran BPJS bisa BRI atau Mandiri
5. Menyiapkan nomor HP

Situs BPJS Online

Saat anda mendaftar BPJS online tentu anda harus tau website BPJS online nya, sesudah masuk dalam situs maka peserta wajib melihat halaman untuk melakukan registration

Ketentuan Pendaftaran BPJS Online

Ini adalah proses yang berubah secara signifikan dibandingkan pendaftaran BPJS Kesehatan sebelumnya.

Dalam pendaftaran BPJS saat ini terdapat ketentuan bahwa “PERATURAN PRESIDEN NO.111 TAHUN 2013 PASAL 11 AYAT (3) : SETIAP PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH WAJIB MENDAFTARKAN DIRINYA DAN ANGGOTA KELUARGANYA SECARA SENDIRI-SENDIRI ATAU BERKELOMPOK SEBAGAI PESERTA JAMINAN KESEHATAN PADA BPJS KESEHATAN DENGAN MEMBAYAR IURAN”

Berdasarkan ketentuan ini, BPJS mewajibkan pendaftaran semua anggota keluarga. Itu sebabnya BPJS melakukan pengecekan ke data kartu keluarga (KK) dimana calon peserta harus memasukkan Nomor Kartu Keluarga.

Setelah nomor dimasukkan, sistem BPJS secara otomatis membaca data kartu keluarga yang tersimpan di database Dukcapil (Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil). Hasilnya, semua anggota keluarga di dalam KK akan ditampilkan.

Penting: jika salah satu anggota keluarga sudah terdaftar di BPJS Kesehatan, proses pendaftaran online berhenti. Calon peserta ini harus mengurus pendaftaran di Kantor BPJS Kesehatan.

Sesuai ketentuan, anggota keluarga yang wajib ikut adalah adalah suami, istri, serta anak (kandung, tiri atau angkat) dari peserta. Untuk anggota keluarga tambahan yang terdapat dalam 1 Kartu Keluarga (contoh : Orang Tua, Mertua, Pembantu, Supir) dapat didaftarkan menjadi menjadi Peserta BPJS Kesehatan.

Proses selanjutnya adalah calon peserta dibawa masuk ke Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP) elektronik. Formulir ini wajib yang data-datanya wajib diisi.

Pengisian Data – Data Peserta Keluarga

Dalam Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP) elektronik, calon peserta mengisi sbb:

Mengisi NIK yang tercantum pada KTP elektronik atau Kartu Keluarga
Mengisi Nomer KITAP/KITAS dan Paspor bagi Warga Negara Asing
Memilih Fasilitas Tingkat Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
Memilih Kelas Perawatan

Penerbitan Virtual Account

Setelah FDIP diinput, BPJS melakukan proses validasi data calon peserta. Peserta yang mendaftar BPJS dapat melihat nama-nama anggota keluarga yang terdapat dalam kartu keluarga sebagai anggota BPJS juga.

Jika semua data sudah valid, BPJS menerbitkan Virtual Account. Kemudian calon peserta melakukan pembayaran pada Virtual Account tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *